HIDUP HARMONI DENGAN CINTA
Kalau kita
lihat kekerasan selalu mewarnai dalam menyelesaikan persoalan. Kalau hal itu
terjadi terus-menerus maka suasana ketidakharmonisan akan terus berkembang
dalam kehidupan ini. Kekerasan memang tidak diinginkan oleh banyak orang.
Tetapi karena ego manusia maka kekerasan itu masih terjadi. Manusia terkadang
merasa dirinya yang paling baik dan benar. Sikap seperti inilah yang
menimbulkan suasana ketidakharmonisan. Sikap yang tidak baik itu harus kita
hilangkan dan kemudian kita mengembangkan sikap yang baik.
Supaya
tindakan kekerasan, perseteruan, dan perilaku yang menghancurkan kedamaian dan
keharmonisan berakhir tentunya diperlukan ajaran yang dapat merubah pola pikir
yang baik. Pada ajaran Sang Buddha kita diingatkan dengan ajaran sangat luhur
yaitu ajaran tentang cinta kasih. Dengan cinta kehidupan menjadi sejuk dan akan
membahagiakan semua orang. Tentunya konsep cinta dalam Dhamma tidak seperti
konsep cinta sepasang kekasih. Kalau sepasang kekasih selalu diwarnai dengan
kata-kata yang indah yang membuai orang yang mendengarkan tetapi cinta yang
kita pancarkan sangat luas. Cinta kasih atau metta adalah bentuk ketulusan
perilaku.
Cinta kasih
dalam Dhamma mengandung kebajikan yang luar biasa. Sang Buddha selalu menggunakan
metta untuk menghadapi suatu masalah. Kekerasan tidak akan selesai jika
dihadapi dengan kekerasan. Kebencian tidak akan berakhir bila dibalas dengan
kebencian.
Marilah kita
menggunakan cinta ini untuk menghadapi persoalan dalam kehidupan kita. Segala
usaha tidak luput dari tantangan. Usaha untuk mengembangkan cinta ini diwarnai
dengan banyak tantangan. Kembangkanlah metta di dalam diri sehingga suasana
batin menjadi sehat dan jernih. Dengan suasana batin yang sehat dan jernih akan
membuat pikiran, ucapan dan perbuatan jasmani menjadi sehat. Suasana batin
sehat dan jernih akan mempengaruhi tindak tanduk seseorang. Dengan perubahan
tingkah laku yang mengarah pada kebaikan ini suasana kehidupan ini akan menjadi
harmoni. Tidak akan ada lagi yang diwarnai dengan kekerasan, kebencian dan
kegelapan batin. Suasana damai, harmoni dalam bermasyarakat akan berkembang dan
tentunya akan membahagiakan banyak orang. Marilah kita menghadapi masalah
kehidupan ini dengan cinta. Cinta yang murni yang akan membawa kepada
keharmonisan kehidupan.